Elegi Dini Hari

02:00 am

Kau sedang berusaha menulis sesuatu. Kau telah meninggalkan segalanya. Kau menulis, namun setelah menulis semuanya, kau sadari bahwa kualitas tulisanmu seperti tai. Lalu kau mengulanginya lagi. Selesai. Kau tetap menganggap tulisanmu tai. Kau tidak memiliki kata-kata yang powerful, meskipun itu berasal dari hatimu. Kau menangis sejadi-jadinya.

Kau mulai mempertanyakan kenapa kau ingin jadi penulis. Tulisanmu saja sejelek itu. Lalu kau mencoba menulis lagi. Tapi kata-katamu tidak sebagus tulisan seseorang yang kau baca. Lalu kau pun menangis lagi. Dadamu sesak dan kau muntah. Kau minum-minum. Kau berpikir apa yang harus kutulis lagi? sambil menangis sejadi-jadinya lalu muntah sekali lagi.

Kau berpikir mungkin kau memang tak ditakdirkan jadi penulis. Selama ini cita-citamu hanyalah produk sugesti para motivator menulis. Keyakinanmu hanyalah sugesti mengawang-awang dari mereka yang berhasil melakukannya hingga kau pun tergiur. Bahkan kau mulai tidak yakin apakah benar passionmu di sini? Jika tidak di sini lalu di mana? Kau tidak mampu memikirkan jawaban apa pun. Karena yang kau tahu saat ini hanyalah menulis.

Kau pun menulis lagi. Sekian lama. Begitu lama. Lalu pada akhirnya kau mendapati tulisanmu tidak ada yang spesial lagi dan lagi. Kau lelah dan memotong rambutmu sendiri. Lalu saat kau merasa buruk lagi, kau mencukur habis rambutmu seperti pasien yang kehilangan harapan hidup.

Besok kau berniat melamar pekerjaan. Kau mengirim pesan pada Ayahmu bahwa mulai esok kau akan menjalani hidup yang lurus-lurus saja. Hidup yang sama seperti kebanyakan orang. Dulu kau berjanji pada Ayahmu agar memberimu waktu setahun menjalani hidup mengejar sesuatu yang kau inginkan yaitu menulis buku. Tapi jelang berakhirnya tahun itu pun kau belum berhasil menulis satu buku pun. Tulisanmu tak lebih dari seonggok kotoran, kau bilang. Mungkin kau memang bukan seorang penulis. Perutmu lalu mual. Dan kau muntah sekali lagi.

–s.c 

By Sofia Citradewi

Someone who finds joy and peace of mind during rainy days. A freedom seeker. Enjoying a comfortable and happy free life. email: sofiacitradewi@gmail.com

3 comments

  1. eh siapa bilaaang tulisanmu ga bagus ? aku aja selalu suka tulisan2 di blog kamu. selebihnya kita kan bisa terus belajar, aku jg pikir tulisanku ga pernah sebagus “itu” kok. tapi apa takaran “itu” buat kita, sih ?

    Liked by 1 person

Leave a comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s